artikel kknm 2021
Edukasi
Pencegahan Dan Penanggulangan Dampak COVID-19 di RT 002 RW 003 Desa Kopyah
Kecamatan Anjatan Indramayu
Abdullah
Fakultas
Ilmu Komputer, Universitas Subang
abdullahstart88@gmail.com
Abstract.
The
Corona virus Disease-2019 (COVID-19) originating from Wuhan, China is currently
spreading to all corners of the world and causing a pandemic. As of August 20,
2021, 210,784,690 people in the world were infected and 3,892,479 people in
Indonesia were infected with the COVID-19 virus. This causes problems in
aspects of health, education, economy and social. COVID-19 is known to cause
respiratory tract infections in humans ranging from coughs and colds to more
serious ones such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute
Respiratory Syndrome (SARS). The spread of the COVID-19 virus is increasing
faster through droplets of saliva or coming out of the nose when an infected
person coughs or sneezes. However, there are still very few people in RT 002 RW
003 Kopyah Village, Anjatan District, Indramayu Regency using the use of
personal protective equipment when doing activities outside the home.
Therefore, it is necessary to understand the health protocol for handling
COVID-19. Based on these problems, the authors carry out community service
through educational activities to prevent and overcome the impact of COVID-19.
Activities carried out with methods of supporting public safety against
COVID-19. KKNM-MBKM distributed masks together with RT and RW as a preventive
measure and handling COVID-19 in RT 002 RW 003, Kopyah Village, Anjatan
District, Indramayu Regency. Education through socialization on social media,
posters, and to each individual. This system is one form of implementing health
protocols.
Keywords:
COVID-19, Community Service Program, Education.
Abstrak.
Virus Corona virus Disease-2019 (COVID-19)
yang berasal dari wuhan Cina saat ini sedang menyebar ke seluruh penjuru dunia
dan menyebabkan timbulnya pandemic. Per tanggal 20 Agustus 2021 sebanyak
210.784.690 orang di dunia terinfeksi dan sebanyak 3.892.479 orang di Indonesia
terinfeksi virus COVID-19. Hal ini menyebabkan permasalahan pada aspek
kesehatan, Pendidikan, ekonomi dan social. COVID-19 diketahui menyebabkan
infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih
serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe
Acute Respiratory Syndrome (SARS). Persebaran virus COVID-19 meningkat
semakin cepat melalui tetesan air liur atau keluar dari hidung ketika orang
yang terinfeksi batuk atau bersin. Akan tetapi, masih sangat minim masyarakat
di RT 002 RW 003 Desa Kopyah Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu menggunakan
penggunaan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar rumah. Oleh karena
itu, perlunya pemahaman mengenai protokol kesehatan penanggulangan COVID-19.
Berdasakan permasalahan tersebut, penulis melakukan pengabdian pada masyarakat
melalui kegiatan edukasi pencegahan dan penanggulangan dampak COVID-19.
Kegiatan yang dilakukan dengan metode supporting keselamatan masyarakat
terhadap COVID-19. KKNM-MBKM melakukan pembagian masker Bersama RT dan RW sebagai
tindakan pencegahan dan penanganan COVID-19 di lingkungan RT 002 RW 003 Desa Kopyah
Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu..
Edukasi melalui sosialisai pada sosial media, poster, dan ke setiap
individu. Dengan sistem tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan protocol
kesehatan.
Kata Kunci: COVID-19, KKNM-MBKM, Edukasi.
I.
PENDAHULUAN
Saat ini dunia sedang
berperang melawan wabah virus COVID-19 yang berasal dari Wuhan, Cina. Di Indonesia tidak luput dari persebaran
virus COVID-19. Menurut data dari https://www.voaindonesia.com/COVID-19,
per tanggal 23 agustus 2021 masyarakat secara global yang terjangkit virus
COVID -19 sebanyak 211.841.976, sebanyak 4.431.457 orang meninggal dunia.
Sedangkan di Indonesia, per tanggal 23 agustus 2021 ada 3.979.456 masyarakat
yang positif terinfeksi virus COVID -19, sebanyak 126.372 jiwa meninggal dunia karena
virus ini serta ada 3.546.324 jiwa berhasil sembuh dan ada sebanyak 306.760
kasus aktif virus COVID -19.
RT
002 RW 003 Desa Kopyah Kecamatan Anjatan merupakan tempat tinggal padat
penduduk. Lokasi tersebut sering dilalui orang orang yang berasal dari daerah
luar. Selain itu, lokasinya berbatasan langsung dengan pusat kota Kecamatan
Haurgeulis dan menjadi akses utama masyarakat yang dari dan menuju Kabupaten
Subang. Hal ini menjadi rawan akan terjadinya penyebaran COVID-19 apabila tidak
adanya pemahaman dan protokol kesahatan dalam penanggulangan COVID-19.
Sebagai
salah satu civitas akademika yang memiliki tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi
terpanggil untuk turut berkontribusi bersama dalam menghadapi COVID-19. Dengan
melihat situasi RT 002 RW 003 Desa Kopyah Kecamtan Anjatan, kami melakukan
kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan Edukasi Pencegahan
Dan Penanggulangan Dampak COVID-19 dengan tema Pemberdayaan Masyarakat Desa
dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 Melalui Program KKNM-MBKMM-MBKM Menuju
Desa Jaya dan Sejahtera. Kegiatan KKNM-MBKM (Kuliah Kerja Nyata) dengan
melakukan pemahaman dan berkontribusi dalam pelaksanaan penanggulangan COVID-19
melalui protokol kesehatan yang ada.
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka pengabdi tertarik untuk melakukan KKNM-MBKM dengan melakukan edukasi di masyarakat RT 002 RW 003 Desa Kopyah Anjatan dalam melakukan penanggulangan COVID-19 melalui pembagian masker Bersama RT dan RW sebagai tindakan pencegahan dan penanganan COVID-19 di lingkungan RT 002 RW 003 Desa Kopyah Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu. Maka dari itu, artikel ini membahas mengenai kegiatan KKNM-MBKM di RT 002 RW 003 Desa Kopyah Kecamatan Anjatan Indramayu melalui pembagian masker dan penyemprotan disinfektan Bersama RT dan RW sebagai tindakan pencegahan dan penanganan COVID-19 di lingkungan RT 002 RW 003 Desa Kopyah Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu. Selain itu, kegiatan dilakukan dengan edukasi kepada masyarakat melalui pemahaman protocol kesehatan dalam penanggulangan COVID-19.
II.
METODE
PELAKSANAAN
Pelaksanaan program
KKNM-MBKM yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKNM-MBKM dan disesuaikan
dengan jadwal yang telah di susun sebelumnya. Maka pelaksanaannya meliputi :
1. Edukasi
bahaya COVID-19 dan cara pencegahannya;
2. Penyaluran
Alat Pelindung Diri;
3. Partisipasi
dalam kegiatan 17 Agustus dengan menerapkan protocol kesehatan;
4. Pelaksanaan
gotong royong;
5. Vaksinasi
covid 19;
6. Edukasi
pelajar;
7. Pembuatan
video documenter desa (untuk kenang kenangan kknm desa kopyah)
III.
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Pelaksanaan KKNM-MBKM
disesuaikan dengan jadwal yang telah di susun sebelumnya dengan melalui
tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Persiapan
Setelah menyusun
program apa saja yang dibuat, maka kami mulai mensosialisasikan program yang
ingin dilaksanakan kepada Pemerintah Desa Kopyah Kecamatan Anjatan Kabupaten
Indramayu dan mengundang lapisan masyarakat serta tokoh masyarakat setempat.
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat setempat mengetahui
program-program yang akan dilaksanakan oleh KKNM-MBKM tahun 2021 terkhusus di
wilayah Desa Kopyah.
2. Pelaksanaan
Program KKNM-MBKM
yang dilaksanakan secara individu dilakukan dengan menerapkan protokol
pesehatan yang ketat. Adapun Program yang akan dilakukan dengan tema Edukasi
Pencegahan Dan Penanggulangan Dampak COVID-19. KKNM-MBKM dilaksanakan pada
tanggal 15 Juli s.d. 31 Agustus 2021. Kegiatan yang berhasil dilaksanakan dapat
dilihat dalam dokumentasi berikut:
Gambar 1. Penerimaan Mahasiswa KKNM-MBKM di Kantor Desa Kopyah
a. Edukasi
Edukasi
dilakukan agar masyarakat mengetahui bahaya dan tata cara penanggulangan
COVID-19. Pada KKNM-MBKM ini edukasi berfokus pada masyarakat RT 002 RW 003 Desa
Kopyah. Edukasi menerapakan sistem social distancing yaitu sosialisasi
menggunakan sosial media, poster protokol kesehatan, dan sosialisai ke setiap
individu atau tidak berkelompok. Sosialisai berfokus pada tata cara
penanggulangan COVID-19 dan Vaksinasi. Masyarakat diberikan penjelasan
mengenai pemahaman berdasarkan sumber terpercaya, sehingga masyarakat
mendapatkan informasi yang bisa diterapkan pada keseharian. Bentuk sosialisasi
yang telah dilakukan dapat dilihat pada gambar 2.
Gambar 2. Edukasi Covid via pamphlet dan Media
Sosial.
b. Pembagian
Masker
Masker selanjutnya dikemas dan disalurkan ke
masyarakat sekitar sebagaimana gambar 3. Sebanyak 10 masker disalurkan
untuk setiap orangnya. Tujuan pembagian masker ini agar masyarakat menyadari
tentang pentingnya menjaga penularan COVID-19 yang merupakan wabah paling
berbahaya karena penularannya sangat cepat dan dapat menyebabkan kematian
karena menyerang bagian pernafasan yang dapat menyebabkan pengaruh pada
komplikasi penyakit lainnya. Hal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian
KKNM-MBKM dalam melakukan penanggulangan COVID- 19.
Gambar 3. Pembagian APD /
masker
c. Lomba
17 Agustus
Bulan Agustus selalu menjadi momen yang
dinantikan seluruh masyarakat Indonesia. Semangat hari kemerdekaan memang kerap
diisi dengan berbagai lomba yang menarik dan bisa diikuti seluruh kalangan
usia. Perayaan lomba 17 agustusan kali ini dilakukan dengan protocol kesehatan
yang ketat
Gambar 4. Lomba HUT RI ke 76
d. Gotong
Royong / kerja bakti
Kehidupan
masyarakat Indonesia memang identik dengan kegiatan gotong royong ataupun kerja
bakti untuk menyelesaikan masalah. Tetapi saaat ini masyarakat sekitar sudah
mulai tidak memperhatikan kebersihan lingkungan. Oleh karena itu dengan adanya
KKNM-MBKM diharapkan semangat gotong royong akan kembali tumbuh.
Gambar 5. Pelaksanaan gotong royong
e. program
edukasi vaksinasi covid juga adalah salah satu program untuk kebaikan
masyarakat setempat, karena sebagian masyarakat enggan untuk di vaksin, padahal
vaksinasi itu bermanfaat untuk meningkatkan imunitas kita, sebelum pelaksanaan
vaksinasi saya telah berkoordinasi dengan pihak puskesmas tentang jadwal
vaksinasi. Program vaksinasi ini di selenggarakan di salah satu sekolah yang
berada di dekat desa kopyah.
| Gambar 6. Pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar |
|||||
f. Pendampingan Pembelajaran dan edukasi tenteng bahaya covid 19;
Para pelajar di indramayu kini telah melaksanakan pembelajaran secara daring selama 2,5 tahun, dan di akhir bulan agustus ini beberapa sekolah di anjatan sudah di perbolehkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka siswa terbatas dengan tetap menerapkan protocol covid 19 secara ketat serta mendapatkan ijin dari pemerintah setempat. Dengan adanya pembelajaran tatap muka maka seluruh siswa harus tetap memaka masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan.
Gambar 7. Edukasi bahaya covid 19 kepada pelajar SMAIV. Monitoring
dan Evaluasi
Setiap program kerja yang sudah direncanakan
dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan
tetapi disadari dalam pelaksanaanya masih terdapat kekurangan yang perlu
dibenahi dimasa yang akan datang. Keterbatasan biaya, keterbatasan waktu yang
dimiliki masyarakat karena sebagian besar masyarakat merupakan petani, dimana
masyarakat yang bekerja sebagai petani bekerja mulai pagi hingga menjelang
malam dan motivasi masyarakat yang masih sangat kurang dalam mengikuti kegiatan
yang kami programkan.
V. SIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil pelaksanaan
pengabdian, maka beberapa kesimpulan dari kegiatan ini adalah:
1. program KKNM-MBKM sangat didukung oleh pemerintah sebagai program
pengabdian yang membantu pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat;
2. program KKNM-MBKM menjadi sarana untuk melakukan pengabdian kepada
masyarakat; dan;
3. program KKNM-MBKM menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat
tentang bahaya covid-19.
4. Selain itu ada kegiatan yang belum terlaksana karena keterbatasan
waktu. Yaitu membantu pengembangan UMKM.
Adapun saran dalam pelaksanaan program KKNM-MBKM meliputi:
1. keberhasilan pelaksanaan program KKNM-MBKM harus didukung penuh
oleh pemerintah dan seluruh unsur masyarakat; dan
2. kehadiran Program KKNM-MBKM di lapangan tidak disediakan dana yang cukup sehingga dibutuhkan partisipasi masyarakat dan pemerintah terhadap pelaksanaan kegiatan yang ditetapkan.
Daftar Pustaka
VOA Indonesia Penyebaran Virus Corona Dunia https://www.voaindonesia.com/COVID-19
Tribunnews.com Penambahan Kasus Corona
Indonesia Peringkat ke-5 di Dunia https://www.tribunnews.com/corona/2021/08/22/kasus-positif-covid-19-di-indonesia-hari-ini-bertambah-12408-kasus-jatim-jadi-penyumbang-terbanyak


Komentar
Posting Komentar